Beberapa hari lagi, bangsa Indonesia akan memperingati Hari Sumpah
Pemuda ke-83, di mana pada tanggal 28 Oktober 1928, generasi muda saat
itu mendeklarasikan diri dalam Satu Tanah Air Indonesia, Satu Bangsa
Indonesia dan Satu Bahasa Indonesia.
Mungkin orang dewasa masih mengingat cerita perjuangan pahlawan
melahirkan Hari Sumpah Pemuda. Namun generasi muda bangsa ini justru
melupakan maknanya.
Nilai-nilai persatuan dan kesatuan terasa sudah pudar. Banyak aksi tawuran yang terjadi melibatkan generasi muda.
Yang lebih miris lagi, aksi tawuran ini dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa, yang notabene tulang punggung negeri ini.
Masyarakat pasti merasa gerah akan aksi tawuran pelajar, mahasiswa,
ataupun perang antar suku. Pelajar dan mahasiswa seharusnya memiliki
intelektualitas tinggi sehingga tidak perlu menyelesaikan masalah dengan
otot tetapi dengan otak yang dingin.
18.22
AST Tour Driver Bali